Tahun Baru, Enam Tahanan Polres Payakumbuh Kabur

blogger templates

WapCyber4rt  ™  Kemeriahan malam pergantian tahun dimanfaatkan enam tahanan untuk kabur dari sel Kepolisian Resor Payakumbuh, Sumatera Barat, Senin dini hari, 1 Januari 2013. Diduga, mereka kabur setelah memotong terali sel dengan gergaji.

Keenam tahanan kabur itu antara lain tahanan kasus narkoba Joni Aswanto (52 tahun), Dodi Harianto (26), Feri Erlangga (30) dan David Roviko (30). Dua lainnya Doni Candra (31), tahanan kasus penganiayaan, dan Edi Putra (35), tahanan kasus pencabulan.

Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Payakumbuh, AKP Asniwati mengatakan keenam tahanan diduga kabur antara pukul 03.30-05.00 WIB, Senin pagi. Sebab, mereka masih berada di sel pada saat pengecekan tahanan pada pukul 03.30 WIB. Keenamnya tak ditemukan setelah pengecekan pukul 05.30 WIB. "Petugas kami menemukan terali plafon kamar mandi tahanan terpotong," ujarnya Rabu 2 Januari 2013 siang.

Menurut Asniwati, diduga mereka menggunakan empat gergaji yang ditemukan di sel nomor dua itu. "Menurut informasi yang kami himpun, saat memotong sel itu, mereka menghidupkan kran air. Agar tak terdengar oleh petugas," ujarnya.

Diduga, gergaji berasal dari salah seorang tahanan yang dibawa oleh keluarganya saat membesuk. "Kami belum dapat memastikan asal gergaji tersebut."

Pada malam pergantian tahun kemarin, Polres Payakumbuh menggelar acara pisah sambut sejumlah perwira menengah dan perayaan tahun baru di halaman. Mereka mengundang pemusik orgen tunggal. "Acara kami itu selesai pukul 01.00 WIB," kata Asniwati.

Pada saat kejadian, menurut Asniwati, ada enam petugas jaga yang dipimpin Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian (KSPK). "Mereka sudah dimintai keterangan," ujarnya.

Saat ini, tim gabungan Satuan Reserse dan Kriminal, Satuan Narkoba, dan Satuan Intelijen Keamanan sedang mengejar enam tahanan yang kabur. "Pihak keluarga juga telah ditemui. Kami meminta mereka untuk koperatif."

Sementara itu, Kapolres Payakumbuh AKBP Rubintoro enggan berkomentar saat dihubungi Tempo. "Baca aja koran. Sudah ada itu," ujarnya sembari menutup telpon genggam.






.