Praya_Bupati Lombok Tengah (Loteng) Prov. NTB HM. Suhaili FT menerima penghargaan dari Menteri Agama RI di Jakarta pada malam Apresiasi Pendidikan Islam di Hotel Borobudur Jakarta, Senin malam (2/1). Penghargaan ini diterima langsung Bupati Lombok Tengah dalam rangkaian acara menyambut Hari Amal Bakti ke-66 Kementerian Agama RI. PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA
Penghargaan tersebut diberikan karena Pemkab Lombok Tengah dipandang memeiliki kepedulian yang cukup tinggi untuk pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama RI memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah karena keberhasilan Pemkab Lombok Tengah dalam mengembangkan pendidikan agama di Bumi Tatas, Tuhu, Trasna. PRAYA JANAPRIA
Pada acara terkait Hari Amal Bhakti ke 66, sejumlah bupati dan walikota serta tokoh penggerak pendidikan agama dan santri serta siswa berprestasi memperoleh penghargaan dari Kementerian Agama RI. Acara ini juga dihadiri Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat serta pejabat eselon I dan II Kemenag. PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA
Di Lombok Tengah terdapat lebih dari 200 madrasah swasta. Sedangkan jumlah madrasah negeri hanya 12. “Banyaknya madrasah swasta di Loteng dianggap sebagai sebuah keberhasilan dan bentuk kerja keras pemerintah daerah dalam membantu pendidikan keagamaan di Loteng”, jelas Kabaghumas dan Protokol Setda Loteng, M. Suhardi. PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA
Dikatakan M. Suhardi, terkait penghargaan tersebut, pemerintah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga Pemkab Loteng bisa memperoleh penghargaan dari Kementerian Agama. Selama ini, upaya peningkatan SDM di Loteng sangat terbantu oleh keberadaan madrasah swasta. Kalau saja madrasah swasta tidak banyak di Loteng, mungkin banyak anak-anak di Loteng yang tidak bisa mengenyam pendidikan. PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA
Penghargaan yang diberikan Kementerian Agama dan diterima langsung Bupati Loteng, diharapkan bisa memacu pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. Untuk meningkatkan hal itu, tentu sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak. (LP/fahd)
Penghargaan tersebut diberikan karena Pemkab Lombok Tengah dipandang memeiliki kepedulian yang cukup tinggi untuk pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama RI memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah karena keberhasilan Pemkab Lombok Tengah dalam mengembangkan pendidikan agama di Bumi Tatas, Tuhu, Trasna. PRAYA JANAPRIA
Pada acara terkait Hari Amal Bhakti ke 66, sejumlah bupati dan walikota serta tokoh penggerak pendidikan agama dan santri serta siswa berprestasi memperoleh penghargaan dari Kementerian Agama RI. Acara ini juga dihadiri Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat serta pejabat eselon I dan II Kemenag. PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA
Di Lombok Tengah terdapat lebih dari 200 madrasah swasta. Sedangkan jumlah madrasah negeri hanya 12. “Banyaknya madrasah swasta di Loteng dianggap sebagai sebuah keberhasilan dan bentuk kerja keras pemerintah daerah dalam membantu pendidikan keagamaan di Loteng”, jelas Kabaghumas dan Protokol Setda Loteng, M. Suhardi. PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA
Dikatakan M. Suhardi, terkait penghargaan tersebut, pemerintah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga Pemkab Loteng bisa memperoleh penghargaan dari Kementerian Agama. Selama ini, upaya peningkatan SDM di Loteng sangat terbantu oleh keberadaan madrasah swasta. Kalau saja madrasah swasta tidak banyak di Loteng, mungkin banyak anak-anak di Loteng yang tidak bisa mengenyam pendidikan. PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA,PRAYA JANAPRIA
Penghargaan yang diberikan Kementerian Agama dan diterima langsung Bupati Loteng, diharapkan bisa memacu pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. Untuk meningkatkan hal itu, tentu sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak. (LP/fahd)
