MUI bukan "Tuhan"

blogger templates
Berbagai kontroversi tentang Agama yang muncul dewasa ini terasa begitu mengharukan dan memilukan. Bagaimana tidak, bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa yang bertoleransi dan pancasilais berubah menjadi bangsa yang kejam dan bengis. Bukti nyata dari permasalahan ini yaitu usaha "pembubaran" jamaah Ahmadiyah yang dianggap MUI (Majelis Ulama Indonesia) sebagai aliran sesat.

Problematika ini menjadi cukup menarik, karena proses "pembubaran" Jamaah Ahmadiyah yang dianggap sesat oleh MUI ini dilakukan dengan cara yang tidak manusiawi. Lebih parah lagi kelompok yang mengaku sebagai golongan "Pembela tuhan" sampai berubah menjadi "setan" yang dengan santainya dan tanpa merasa berdosa membakar Masjid dan Al-Qur`an. Meskipun Masjid dan Al-Qur`an tersebut milik jamaah Ahmadiyah namun itu semua tetaplah simbol suci agama Islam.

Bila melihat kondisi seperti ini siapakah yang harus disalahkan?? Ketika Pendeta Terry Jones dari Amerika serikat akan Melakukan Pembakaran Al-Quran MUI berteriak lantang menolak tegas acara tersebut, namun mengapa ketika Masjid dan Al-Quran sudah benar-benar dibakar di negeri sendiri MUI diam saja?? Mengapa ketika FPI dengan enaknya mneghajar para orang tak berdosa MUI juga diam saja??

MUI bukanlah tuhan yang bisa menentukan mana yang halal dan yang haram seperti dalam film karya Dedy Mizwar yang berjudul Alangkah Lucunya Negeri ini. Hukum tuhan hanya tuhan yang tahu, soal berbeda agama dan keyakinan itu semua adalah tergantung penafsiran manusia. yang penting setiap penduduk indonesia wajib beragama bukan Atheis seperti yang tertuang dalam Pancasila sila ke-1 Ketuhanan Yang Maha Esa dan juga jangan lupakan sila ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. jadi bila tidak beragama dab tidak mampu menjadi manusia yang adil maka janganlah tinggal di bumi Indonesia. Jayalah Pancasila... Jayalah negeriku..












.